Sayap-sayap yang terbang tinggi, terbang tinggi, lalu terbang lebih tinggi lagi
Sayap-sayap yang terbang tinggi, bila angin berhembus, terdiam, dan terbawa kemana perginya
Sayap-sayap yang terbang tinggi, tertawa dan menangis diantara rapatnya barisan bintang dan pongahnya rembulan
Sayap-sayap yang terbang tinggi, terbang tinggi, dan terbang jauh lebih tinggi lagi, meninggalkan Bunda Bumi di bawah sana, kan kusentuh matahari hingga hangus tak tersisa
Aku, sayap-sayap yang telah terbang sangat tinggi, aku hidup hanya untuk mati
Hidupku yang tak berarti takkan disesali
Tanpa kasih, cinta, kerana aku tak dibutuhkannya
Sayap-sayap yang tak mampu terbang lebih tinggi lagi, mati sia-sia, dalam cemoohan jutaan umat manusia
Sayap-sayap yang terbang tinggi …..
Jogja, Agustus 06